Google
 
Web nofriza.blogspot.com
 
  .:: With So Much Love ::.   >> Its about my little habbit <<  
 
 
 
 
 


>> Name
>> Email
>> URI
>> Msg



Seorang Anak yang lahir dengan segenap cinta beserta tangan Allah yang selalu menyelimutinya dengan selimut cinta-Nya. Seorang anak yang bernama Nofriza Nindiyasari lahir tanggal 8 November 1981, anak paling bungsu di keluarga kecil yang bahagia. Tomboy, jail dan Nakal itu identitas dari sosok Nofri yang tidak bisa lepas hingga sekarang, gadis yang dikenal cuek dan suka ngerjain orang. Selamat berkenalan denganku semoga kalian bisa sedikit tahu tentang gadis tomboy ini dan kehidupannya.


KATA BIJAK



SPONSOR








Pengunjung Web Saya sejak
28 April 2005



Your browser is :
 

Monday, June 06, 2005

Selamat Ulang Tahun Owo......

Sabtu, 4 Juni 2005 merupakan hari membahagiakan untuk owo karena usianya kini beranjak ke 24 tahun, sebenarnya aku ingin menghubunginya ketika dentang waktu pukul 00:00 WIB pada hari itu, mengingat dia tidak pernah mengaktifkan nomornya itu semenjak banyak kejadian diantara kami, semenjak kita coba saling melupakan. Kalaupun aku membutuhkan sesuatu kepadanya mungkin aku akan chat atau bahkan telp ke kantornya di Jogjakarta. Saat aku pulang dari kampus aku merasa kehampaan itu kembali menerjang. Aku pun kemudian teringat bahwa aku belum mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya, dengan baca Bismillah ternyata nyambung dan diangkat disana.

"Halo....owo ?"
"Iya..."
"Met ulang tahun ya, semoga panjang umur."
"Thanks..."
"Tumben to hp kamu nyala wo, biasanya mati."
"Sengaja, aku nunggu nunggu telp dari kamu..."
"Oh gitu ya...."
"Ciumnya mana?"
"Ngaco..."
"Kenapa gak mau ??? apa malu ???"

Kami pun tertawa, kami pun membicarakan dari soal pekerjaan, anjing kesayangannya yang lagi sakit, Lady nama anjingnya yang sakit. Diapun kembali menanyakan kapan aku akan mengunjungi ia di Jogja, sebenarnya aku ingin sekali kesana, sekalian refreshing, tapi banyak hal yang membuat aku kadang ragu untuk kesana.

"Kamu aja yang kesini to wo...."
"Aku ndak bisa cinta, lagi buat cakra visual, seperti yang aku bilang kemarin. Kamu aja ya.... nanti kamu nginep di rumah temenku."
"Kita liat aja nanti."
"Kangen loh sama kamu."
"Iya tahu, nanti aku usahain"

Sebenarnya tenang banget ketika denger suaranya diseberang sana. Suaranya yang khas lembut ala jogja itu suka membuat aku seperti seorang yang sangat diperhatikan. Kadang ketika aku sakit dia selalu membuat aku merasa diperhatikan, mungkin rasa sayang yang timbul ketika pertama kali kami bertemu dari sebuah rasa suka akhirnya menjadi rasa sayang hingga kini. Ternyata kebersamaan kami yang karena sama-sama jomblo waktu itu masing-masing mencoba saling mengisi, saling care, perhatian lewat telp. sms, chat maupun email. Padahal kami hanya sekali saja bertemu dan itu pun kami tidak melakukan pertemuan-pertemuan lain karena ia tiba-tiba harus kerja di Jogja. Dia memang sosok cowo yang keliatannya kalau punya cewe bakalan care abis atau bahkan melindunginya selama cewe itu bersamanya. Itu terlihat dari gerak-geriknya waktu bersamaku pulang naik kereta dari rumah sahabat kami di Tebet. Tiba-tiba ia pun turun bersamaku di stasiun Depok Baru padahal rumahnya berada di Bogor. Kami pun banyak ngobrol selama perjalanan, bercanda, saling membuka hati bicara dari hati ke hati. Entah kapan waktu membuat kami saling menyayangi, mungkin karena kami sama-sama trauma waktu itu, tapi aku memiliki traumatik yang melebihi dari dirinya, ketakutan yang membuat aku ngeri untuk memulai. Ia pun takut untuk mencoba karena dia selalu bilang...

"Aku tuh sayang kamu Nof, tapi aku takut kamu tuh cuma mempermainkan aku aja."
"Kata siapa ?"
"Kataku barusan :D"
"kok bisa"
"kamu tuh orangnya gak bisa serius, aku takut.... aku ingin mulai sebuah hal yang serius sama kamu."
"Yang bener ?"
"Tapi kalaupun kita jadian pastinya kita gak akan bisa, perbedaan besar diantara kita. Prinsip...."
"Ya... Agama kita berbeda wo, aku gak mungkin mengikuti kamu begitu pula dengan kamu kan."
"Yup. Sek-sek lupain yo... yang pasti aku sayang kamu."

Hasil chating waktu itu ketika owo coba jujur sama aku. Yang paling membuatku merasa nyaman adalah ketika aku membutuhkan sebuah sandaran, dia menyediakan tembok untuk aku merebahkan kepenatanku. Aku mulai menghindarinya ketika tahu ia mencoba memulai hubungan dengan salah seorang wanita di Jogja, aku bahagia mendengarnya, dan akupun dengan jujur mendoakannya, tetapi sikap dia berbeda, dia malah seakan memusuhiku dengan meminta untuk mengignore id masing-masig di ym, padahal akupun akan tahu porsiku ketika nanti akan berbicara dengannya di ym nanti.

"kamu jahat wo..." itu kata-kataku yang aku curahkan ke dia, dan kemudian akhirnya itu tak berlangsung lama, kemudian ia pun tahu sebenarnya siapa yang aku suka dan kedekatanku dengan salah satu temanku. Tapi ketakutan itu masih ada, ketika aku mulai mencoba buka diri ternyata sebuah maslah terjadi kepada kami dan ketika aku sedang sedih dia pm aku di ym.

"cinta... lagi apa ?"
"lagi pusing...."
"pulang aja istirahat kalau pusing ya."
"aku sebenernya lagi sedih wo."
"sedih kenapa ?"
"beneran nangis neh"
"Nangis kenapa ? kamu kenapa ?"
"gak tau deh wo pokoknya sedih banget."
"nof, kamu pulang gih."
"iya, ini bentar lagi pulang."
"masih nangis....???"
"masih..."
"cengeng !!!"
"biarin."
"Nof boleh jujur ?"
"yup."
"tapi aku takut kamu marah ke aku."
"gak ko."
"nggak jadi d"
"ih kok gitu, ngomong aja."
"Janji gak akan marah"
"iya, tapi cepetan aku udah gak tahan... pusing banget."
"Iya... iya.... tapi sumpah gerogi neh."
"ya udah mo ngomong apa?"
"Janji jangan marah dan ketawain aku... dan aku minta jawabannya hari ini gak ada besok-besok?"
"Gak... buruan atuh...."
"hem...."
"kelamaan neh."
"aku cuma mau bilang aku sayang sama kamu, mau gak kamu jadi cewe aku ?" Disaat dia sedang membutuhkan jawaban aku yang udah gak keburu memberi jawaban karena kepalaku udah mau pecah, mungkin dari masalah aku dan ditambah aku yang nangis sehingga porsi otakku untuk bekerja semakin dipaksakan. Aku berfikir dirumah apakah itu sebuah pernyataan jujur dari seorang owo yang dulu selalu takut untuk mencintaiku.
Permainan takdir diantara kami, diciptakan dengan perbedaan mendasar yang tak akan pernah bisa disatukan.

"kawin lari yuk."
"gak mau akh... cape."
"serius atuh cinta."
"lah emang mau kawin apa nikah."
"dua-duanya"
"berani apa"
"siapa takut"
Tapi aku takut Wo... sangat.... pikirku dalam hati waktu itu.... Hah.... sekarang waktu telah membuat jarak kami semakin jauh.... dari jarak tempuh, agama dan kini aku yang sudah memiliki seseorang... entah ia merasa seperti itu apa tidak karena aku merasakan perubahan dikala aku menyukai sebuah kontinuitas sebuah perasaan dan prilaku yang tidak berubah.

Hari ini pun aku ingin bercerita denganmu lagi wo.... bercanda menyisihkan waktu untuk membuat kebersamaan. Jalan kita memang sebuah jalan persahabatan yang dimana kamu akan selalu ada untukku seperti aku akan selalu ada untukmu kala kamu membutuhkan aku,

Selamat ulang tahun Owo. Semoga Tuhan memberkati Kamu selalu.....

1 Comments:

At 10:59 AM, Blogger Nchus said...

Bartahan : Demi Sekuntum Senyum


Sekali lagi ana menyampaikan sebuah Risalah Cinta untuk kit semua, karena hidup kita tidak akan terlepas dari di cintai dan mencintai, tidak akan, tetapi ketika kita Tidak bijaksana maka kita akan tenggelam dalam larutmnya cinta yang tidak pernah habis di bicarakan, maka penting sekali untuk memiliki ilmu walau sekedar tentang " CINTA ",
Kalau Kita terperangkap olehnya, cinta itu menjadi kematian bagimu.Ketahuilah Cinta itu bagai misteri, bahkan lebih misterius dari hal hal yang msiteri, terkadang ada orang yang bertanya pada dirinya yang awalnya pergi melanglang buana ke seantero nusantara dan ternyata orang yang menicntai dan dicintainya yang kini menjadi istrinya adalah tetangga sebelah rumahnya ? dia heran kenapa ? maka sesungguhnya dia misteri, dia datang dan pergi tanpa permisi.

Kita tidak perlu mencarinya karena cinta akan datang dengan sendirinya. Kita tidak dapat membelinya karena cinta tak dapat dihargai.Cinta itu akan lahir dengan sendirinya tanpa kita ketahui kapan, dimana dan tanpa kita ketahui kepada siapa akan teranugrahkan.

Jika suatu hari pasangan hidup kita mengatakan " Pa, Aku tidak mencintaimu lagi." Let it go.ya.....Let it go. Biarkan semuanya berlalu karena cinta tak dapat dipaksakan. Jika dipaksakan cinta tersebut layaknya menjadi sebuah bom waktu, yang akan meledak menjadi kebencian. Let it go.dan Jika di paksakan maka itu adalah " Pemerkosaan Jiwa ", biarkan dia tumbuh dengan sendirinya, jangan direkayasa dan jangan mengada-ada.

Sesunguhnya Cinta akan datang kembali kepada Kita pada suatu waktu, mungkin dari orang yang pernah kita cintai atau dari seseorang lainnya, percayalah ALLAH tidak akan membiarkan kita sendirian. TIDAK AKAN.

Kemudian bagaimana dengan perasaan Kita yang ditinggalkan cinta?, Simpanlah dalam-dalam cinta tersebut. Kenanglah dia sebagai bagian dari
masa lalu kita.tulislah dia dalam lembaran risalah-risalah sejarah bahwa kita pernah dicintai, bahwa kita pernah mencintai,bahwa kita pernah mengukir sejarah seperti Rama dan Shinta, Rommi dan Juliet.Menangislah jika perlu dan Berbahagialah karena kita dulu pernah dicintai,kita pernah berbahagia karena cinta pernah singgah di hati kita.

Kemudian Bagaimana jika cinta itu hilang dalam sebuah pernikahan ?
Dalam sebuah pernikahan, cinta adalah cinta yang harus dipertanggungjawabkan kepada ALLAH dan kepada suami atau istri dan
kepada anak kita (jika ada). Kita tidak dapat pergi begitu saja dengan
mengatakan "Aku tidak mencintai kamu lagi."
Dalam sebuah pernikahan " Kita " adalah dua yang menjadi satu. "Kita" adalah suami/istri dan kita sendiri. Jangan turuti kemauan kita tetapi turutilah kemauan "Kita".

Bagi kita yang saat ini sedang mencintai, ubahlah makna cinta menjadi KASIH karena Cinta itu bersemayam di dalam hati (bukan di otak atau pikiran), jika hati anda penuh dengan kasih, cinta tak akan pernah hilang dari diri Anda.

Kasih itu indah; kasih tidak cemburu; kasih itu menerima apa adanya dan memberi yang ada; kasih itu komitmen sehingga seseorang yang mempunyai kasih tak akan melupakan cintanya;

Kasih itu murah hati bukan murah cinta (dalam hubungan asmara);kasih itu rendah hati bukan merendahkan cinta;kasih itu mengampuni dan memaafkan;
kasih adalah cinta sejati karena berasal dari ALLAH. Tanamkan kasih di dalam hati kita sejak awal maka cinta kita tidak akan hilang. Tanamkan kasih maka kita akan bertahan jika kekasih ( Baca : pasangan Hidup ) kita mengatakan, " Aku tak mencintaimu lagi."

Jika Kita dan pasangan kita memiliki kasih," Kita " berdua boleh berujar
"Orang ketiga? Siapa takuttt................?"
Bertahanlah......Demi Sekuntum Senyum di Hari Esok.

 

Post a Comment

<< Home

 
 
 
 
  Copyright Nofriza @2005 Powered By : Blogspot