Google
 
Web nofriza.blogspot.com
 
  .:: With So Much Love ::.   >> Its about my little habbit <<  
 
 
 
 
 


>> Name
>> Email
>> URI
>> Msg



Seorang Anak yang lahir dengan segenap cinta beserta tangan Allah yang selalu menyelimutinya dengan selimut cinta-Nya. Seorang anak yang bernama Nofriza Nindiyasari lahir tanggal 8 November 1981, anak paling bungsu di keluarga kecil yang bahagia. Tomboy, jail dan Nakal itu identitas dari sosok Nofri yang tidak bisa lepas hingga sekarang, gadis yang dikenal cuek dan suka ngerjain orang. Selamat berkenalan denganku semoga kalian bisa sedikit tahu tentang gadis tomboy ini dan kehidupannya.


KATA BIJAK



SPONSOR








Pengunjung Web Saya sejak
28 April 2005



Your browser is :
 

Saturday, September 23, 2006

Tren Penggunaan "PERMEN KARET" simbol Pergaulan Bebas?

Tau dong tentang kondom, yang biasa dibilang "Permen Karet" ini, dan aku pernah kecele sama istilah "PERMEN KARET" ini, dikira beneran permen karet, ternyata aih2...
Ok back to pembahasan awal kita tentang tren penggunaan kondom di kalangan mahasiswa dan executive muda, sekarang banyak sekali kalangan mahasiswa dan executive muda yang menggunakan kondom sebagai alat untuk pelindung mereka dalam menghindari akibat yang ditimbulkan dari pergaulan bebas yang mereka lakukan.
Kalau yang udah baca tentang artikel aku tentang Jakarta dan gaya kehidupan kaula muda saat ini, artikel kali ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya. dan yang kita bahas sekarang adalah "PERMEN KARET" yang katanya memang memiliki berbagai rasa ini.
Hayo siapa yang udah pernah coba? Menurut aku jangan pernah deh coba-coba untuk menggunakan kondom, kecuali memang digunakan untuk orang yang tepat bagi kamu dan sudah terikat dengan tali pernikahan, apalagi sekarang kondom itu sangat mudah di dapat bahkan ada atm kondom yang sudah tersebar.
Di luar negeri banyak ATM kondom apalagi di tempat-tempat hiburan yang memang jadi sasaran paling tepat untuk memasarkan kondom ini.

Mungkin kalian berfikir aneh, ketika aku mulai membahas tentang kondom ini, aku kenal namanya kondom dari aku SMA ketika guru Biologiku membahas tentang berbagai alat kontrasepsi, tetapi ternyata sewaktu aku semester 1 di Mpu Tantular dulu, ternyata ada beberapa teman-temanku yang sudah familiar dan menggunakan ini.
Dan awalnya aku dikibulin sama teman-teman bahwa bungkusan yang dibawa mereka adalah "PERMEN KARET", dan tololnya aku percaya, sampai minta "PERMEN KARET" itu untuk iseng di kunyah-kunyah, wal hasil aku jadi bahan ketawaan satu kelas.
Binggung? pastinya aku binggung banget, dan ternyata temanku waktu itu memberitahu aku tentang makna "PERMEN KARET" yang mereka bicarakan. Ketika mengetahuinya akupun langsung kaget, kok bisa-bisanya mereka menggunakan itu, padahal status mereka sama layaknya sepertiku dan belum ada satupun dari teman-temanku yang menikah.

Nah ternyata pengguna kondom saat ini semakin besar, dan kehidupan bebas, tinggal bersama merupakan pilihan beberapa kaula muda untuk sekedar hura-hura, jauh dari ikatan pernikahan, lari dari masalah atau mencari surga dunia.
Dari beberapa sumber yang aku dapatkan, beberapa dari teman-temanku, mereka menggunakan kondom untuk menjalankan SEX DENGAN AMAN, tapi mana ada sex aman sebelum menikah, tapi setiap orang memiliki prinsip masing, masing.
Mereka melakukan pergaulan bebas dengan pasangannya dengan tujuan HAVE FUN, Suka sama suka, biar ngetren, gaul dan bisa masuk ke kalangan HIGH CLASS... dan ternyata mereka terkadang tidak hanya melakukannya dengan pasangan mereka saja, dengan alasan tertentu, misalnya pasangannya belum bisa memuaskan mereka, mereka melakukannya dengan teman dan sahabat mereka yang mereka percaya, asalkan saling menutup mulut satu sama lainnya.

Kalau dilirik dari sejarah ide produksi kondom, sebenarnya digunakan sebagai alat kontrasepsi untuk pria sebagai pelindung dan pencegah terjadinya kehamilan sebagai salah satu program pemerintah yaitu Keluarga Berencana atau KB.
Dan dari ulasan para pakar sex dan para pendidik sex di Indonesia membenarkan adanya kecendrungan penggunaan kondom yang semakin banyak di kalangan mahasiswa dan executive muda, dan sebenarnya banyak kalangan yang sangat menyanyangkan keadaan ini, tetapi jaman telah berubah, menuntun semua kaula muda menjadi orang yang selalu mengikuti jalur yang benar, sangatlah sulit, apalagi banyak mahasiswa yang berpendapat bahwa, kaula muda tidaklah perlu untuk dilarang untuk melakukan sesuatu, tetapi mereka perlu alat untuk mencegah akibat dari apa yang mereka lakukan.
Ironis untuk kalangan yang dikatakan lebih berpendidikan dan memiliki nalar lebih dari orang awam. Tapi memang dunia sudah seperti kembali ke jaman Jahiliyah... dan detik demi detik kehancuran moral adalah salah satu tanda-tanda kiamat semakin dekat.

Nah, kamu sekarang termasuk digolongan mana, executive muda dan mahasiswa yang ngetren atau mengikuti jalur yang benar? Pilihan ada di tangan kamu, setidaknya jangan sampai kamu menyesal ketika semuanya terlambat. "Cari Selamat biar aman di Akhirat!!"

1 Comments:

At 12:01 AM, Blogger s.id/emtee said...

tulisan yang hebat tentang wabah permen karet di kalangan muda endonesya! saya senang membacanya

 

Post a Comment

<< Home

 
 
 
 
  Copyright Nofriza @2005 Powered By : Blogspot